I LoVe InD0neSia

Kamis, 21 Mei 2009

Moch.Akhsan Hadir...

Sejak debutnya di layar kaca Global TV kala bertanding di kejuaraan piala Sudirman pekan lalu, nama Mohammad Ahsan langsung melejit tinggi. Berpasangan dengan Hendra Setiawan untuk menggantikan Markis Kido yang cedera, Ahsan memperlihatkan permainan yang matang. Siapakah sebenarnya Ahsan?

Ahsan lahir di Palembang, 7 September, 22 tahun yang lalu. Diarahkan untuk bermain serius di bulutangkis oleh orangtuanya, Ahsan beserta dengan kakaknya hijrah ke Jakarta setelah lulus SMP di Palembang. Sembari bersekolah dan berlatih bulutangkis, Ahsan akhirnya bergabung dengan Bona Septano untuk memperkuat partai ganda putra merah-putih sejak tahun 2005.




Kiprah Ahsan/Bona cukup mengejutkan masyarakat dalam maupun luar negeri karena tiba-tiba sudah muncul saja di papan 10 besar dunia dan menjadi pasangan pelapis ganda utama Indonesia, Markis Kido/Hendra Setiawan. Ditambah lagi penampilannya yang cukup memukau pada saat berpasangan dengan Hendra di babak kualifikasi melawan Tiongkok dan semifinal melawan Korea Selatan – terlihat bahwa ia mampu mengimbangi permainan kelas dunia Hendra maupun lawan-lawannya.

Memang sejak Indonesia Super Series tahun lalu (2008), pelatih utama pelatnas, Christian Hadinata, mengatakan bahwa pelatnas mempersiapkan Ahsan/Bona sebagai pelapis Markis/Hendra karena mereka dianggap yang paling siap dan mumpuni. Dan, terbukti sekarang dengan keberadaan mereka di peringkat delapan dunia dengan prestasi terbaik menjadi runner up di Jepang Super Series 2008.

Gaya permainan Ahsan ini sedikit mengingatkan kita pada salah satu pahlawan bulutangkis era sebelum ini, yakni, Sigit Budiarto. Ahsan memiliki pertahanan yang kuat, pukulan yang cukup menekan walaupun tidak sembarang jedar-jeder, dan yang paling memikat hati penonton adalah cukup seringnya ia melakukan gaya akrobatik, baik “pertunjukan” pertahanannya dari gempuran smes bertubi-tubi ataupun mengambil bola dari balik badan atau dari antara kedua kaki.

“Saya selalu berusaha dengan bekerja keras untuk mewujudkan apa yang saya cita-citakan,” ujarnya kepada klub Djarum. “Dan tidak lupa agar selalu berdoa.”

Apa sih cita-citanya?

Pengagum Tony Gunawan ini masih bercita-cita menjuarai pertandingan Super Series dan menjadi peringkat satu dunia.

Semoga berhasil......




Baca Selengkapnya...

Selasa, 19 Mei 2009

Terpesona lihat Aremania

Terpesona..........
Yah,saya rasa ungkapan itulah yang bisa mewakili perasaan saya saat melihat langsung pertandingan Arema di Stadion Kanjuruhan.Kenapa????Aremania.
kekompakkan Aremania lah yang membuat saya melongo.
Awalnya saya berfikir dan mengira bahwa Aremania adalah sekumpulan supporter yang hanya bisa berbuat anarkis, Walau sampai sekarang sih tetep ada anarkisnya.
Perubahan fikiran saya karena....
begini ceritanya......


Pada akhir maret lalu saya diajak Om saya untuk pergi ke Stadion Kanjuruhan,panjen menyaksikan pertandingan Arema melawan Persela Lamongan.Saya ragu-ragu untuk ikut,saya takut jika ada kerusuhan,kalau nggak gitu saya disana pasti bosan karena ga ada makanan,tapi untuk menambah pengalaman akhirnya saya pun ikut.
Sesampainya disana saya melihat begituuuuu banyaknya sepeda motor dan mobil yang terparkir.Setelah itu saya menuju ke pintu masuk saya melihat para aremania dan aremanita yang datang dengan pakaian yang semestinya dipakai dirumahan,bahkan saya mengatakannya urakan (maaf ya Aremania) dan itu pun menambah produktifitas illfeel saya.tapi setelah masuk kedalam stadion.........
"Oh My GoD" aku melongo melihat dan mendengar para Aremania dan Aremanita bersorak-sorak.
Tidak hanya itu,saya begitu kagum karena kekompakkan mereka untuk mendukung tim berjuluk Singo Edan itu.Bahkan mereka berteriak-teriak,serta mengeluarkan kata-kata kotor jika mereka merasa permainan tidak beres alias keputusan wasit yang tidak pas ataupun pemain lawan yang curang.
Benar-benar kompak..!!!!!!!
Bravo Arema



Baca Selengkapnya...

Kamis, 14 Mei 2009

KaBhie kkushi kaBhie Gham





Nah sekarang kita talking-talking about movie ya.
tapi kita ngomongin movienya India alias Bolliwood ne,,Ehm salah satu film boliwood yang banyak dikenal yaitu Kabhi Khushi Kabhie Gham..Aku aja waktu nonton sampek nangis n menghabiskan banyak tissu hehehe.
Hayo capa yang belum pernah lihat????ya Ampun pokoknya keren banged dech.
Emmmm ya udah simak aja cerita berikut..
yuk




Rahul (Shahrukh Khan) adalah mengadopsi anak Yashvardhan "Yash" Raichand (Amitabh Bachchan) dan istrinya Nandini (Jaya Bachchan). Keduanya cinta Rahul biologis mereka lebih dari anak laki-laki, Rohan (Hrithik Roshan) yang lebih muda dari Rahul oleh sembilan tahun. Yash adalah yang kaya dan terkenal usaha manusia di India. Dia percaya dalam menjaga tradisi, dan cinta terhadap perkawinan. Ketika Rahul kembali rumah dari universitas di luar negeri, ia bertemu Anjali (Kajol) dan jatuh cinta dengan dia. Sementara itu, Rohan befriends Pooja, adik dari Anjali.
Yash memutuskan untuk mengatur Rahul dari perkawinan kepada teman's daughter, Naina (Rani Mukerji). Rahul Namun, ayahnya memberitahu bahwa ia ingin menikahi Anjali; ini Angers Yash, yang berates Rahul tidak mempertimbangkan untuk Anjali's status sosial (dia adalah seorang gadis biasa dari keluarga kelas menengah, yang bertentangan dengan golongan atasan Naina). Rahul apologizes ke Yash dan berjanji untuk melakukan apa yang diminta dia. Dia pergi ke kirim Anjali bahwa ia tidak dapat menikahi dia, hanya untuk menemukan bahwa ayahnya telah meninggal tiba-tiba. Setelah melihat bahwa Anjali dan Pooja tidak memiliki keluarga yang lain dan tidak ada seorangpun yang tinggal bersama, dia menikah pada Anjali spot. Ketika ia membawa rumahnya, dia sangat marah ayah disowns dia. Rahul, terkejut dan terluka, saham yang emosional dengan ibunya selamat; Nandini meminta Rohan dan Rahul's nanny, Sayeeda (Farida Jalal), untuk menemani Rahul di manapun dia pergi sehingga dia akan selalu ada seorang ibu dari kasih dan perhatian. Setelah mengunjungi Rohan, yang ada di asrama sekolah, satu waktu terakhir, dia meninggalkan dengan Anjali, Pooja, dan Sayeeda.

Yash memutuskan untuk mengatur Rahul dari perkawinan kepada teman's daughter, Naina (Rani Mukerji). Rahul Namun, ayahnya memberitahu bahwa ia ingin menikahi Anjali; ini Angers Yash, yang berates Rahul tidak mempertimbangkan untuk Anjali's status sosial (dia adalah seorang gadis biasa dari keluarga kelas menengah, yang bertentangan dengan golongan atasan Naina). Rahul meminta maaf ke Yash dan berjanji untuk melakukan apa yang diminta dia. Dia pergi ke kirim Anjali bahwa ia tidak dapat menikahi dia, hanya untuk menemukan bahwa ayahnya telah meninggal tiba-tiba. Setelah melihat bahwa Anjali dan Pooja tidak memiliki keluarga yang lain dan tidak ada seorangpun yang tinggal bersama, dia menikah pada Anjali spot. Ketika ia membawa rumahnya, dia sangat marah ayah disowns dia. Rahul, terkejut dan terluka, saham yang emosional dengan ibunya selamat; Nandini meminta Rohan dan Rahul's nanny, Sayeeda (Farida Jalal), untuk menemani Rahul di manapun dia pergi sehingga dia akan selalu ada seorang ibu dari kasih dan perhatian. Setelah mengunjungi Rohan, yang ada di asrama sekolah, satu waktu terakhir, dia meninggalkan dengan Anjali, Pooja, dan Sayeeda.
Rohan yang hancur oleh perpecahan di dalam keluarga, tapi tidak pernah mengetahui mengapa Rahul Rahul kiri karena dia telah berjanji untuk tidak pernah bertanya. Sepuluh tahun kemudian, pada perjalanan pulang untuk liburan, ia berhenti untuk bertemu dgn ayah dan ibu-Nya dan overhears mereka grandmothers membahas split; atas konfrontasi, mereka memberitahu seluruh kebenaran. Ketika ia pergi ke orang tuanya pulang, ia belajar dari beberapa kenalan dari Anjali's Anjali dan Rahul yang telah menetap di London. membawa Rahul dan Anjali pulang, ia memberitahu orangtuanya bahwa ia ingin pergi ke London untuk belajar; Yash ogah-ogahan setuju. Segera setelah ia tiba di London, dia trek Rahul belajar dan alamat nya. Dia enrolls di universitas dan menemukan bahwa Pooja (Kareena Kapoor) yang terjadi untuk menjadi siswa di sana. Dia memberitahu yang dia adalah dia dan meminta dia untuk membantu membawa dia kembali bersama keluarga.
Sementara itu, Rahul telah memulai usaha sendiri dan hidup nyaman dengan Anjali dan sembilan tahun anak, krish, bersama dengan Pooja dan Sayeeda. Pooja Rohan memberitahu mereka bahwa dia adalah teman terbaik saudara yang telah datang dari India dan kebutuhan tempat tinggal. Rahul dan Anjali menyambut dia (dgn enggan pada Rahul bagian dari), dan Rohan segera menjadi bagian dari keluarga yang menyatakan tanpa dia. Dia mengingatkan jumlah keluarga mereka miss India dan orang tua mereka, menggambar pangs dari kesalahan dalam Rahul. Akhirnya, ia memberitahu semua orang yang benar dan mencoba untuk meyakinkan Rahul untuk kembali ke Indonesia. Dia bahkan pergi sejauh untuk meyakinkan Yash dan Nandini untuk datang ke London dengan harapan yang akan mempertemukan dengan Yash Rahul. Rencana-Nya gagal, tetapi Rahul Nandini dan berbagi gembira Reunion. Pada tahap ini Anjali, juga mencoba meyakinkan Rahul untuk kembali ke India dan mendamaikan dengan ayahnya. Rahul, yakin bahwa ayahnya tidak suka dan ingin dia tidak ada hubungannya dengan dia, tetap adamant, sampai mereka mengetahui bahwa Yash ibu telah meninggal, dan dia ingin terakhir adalah untuk Rahul, Yash, dan Rohan ke onggokan kayu api pemakaman terang dia bersama. Rahul akan kembali ke India, tetapi berpartisipasi dalam pemakaman tanpa berbicara kepada ayahnya.
Nandini confronts Yash dan memberitahu dia, untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun, bahwa dia salah dalam hubungan dengan pemotongan Rahul, siapa dia telah dibawa ke rumah mereka dengan cinta dan kebahagiaan. Ini daun Yash bengal, dan pada kesempatan dengan dirinya. Rohan akhirnya mengelola untuk meyakinkan Rahul berbicara ke Yash. Dia mengambil Rohan, Pooja, dan Anjali dan pergi menemui dia, dan menemukan Yash humbled dan sedih. Yash apologizes ke Rahul dan berates dia untuk percaya bahwa ayahnya tidak suka dia dan untuk tidak kembali rumah cepat
Hal akhir happily, dengan Pooja dan Rohan pernikahan dan perayaan terlambat dari Rahul dan Anjali pernikahan

Baca Selengkapnya...

Rabu, 13 Mei 2009

demokrasi dan rakyat

Apakah demokrasi otomatis membawa perbaikan nasib rakyat miskin?
Jawabnya: tidak selalu. Buktinya, nyaris sepuluh tahun kita menjalani era demokrasi, tapi faktanya nasib kaum miskin tetap saja merana. Petani, buruh, buruh tani, pedagang kaki lima, pengusaha lemah, penganggur, justru makin hari kian sulit mengusahakan penghidupannya.
Janji-janji parpol atau politisi yang begitu meninabobokan kaum miskin selama kampanye, seolah sah-sah saja jika tidak direalisasikan seusai pemilu.




Elite politik lalu sibuk sendiri dengan agenda pembagian jatah kursi, pencapaian target pertumbuhan ekonomi tinggi, ataupun program-program elitis lainnya. Sedangkan kaum miskin dilupakan begitu saja, kecuali dengan sejumlah kecil program karikatif seperti bantuan langsung tunai atau beras keluarga miskin (raskin) –yang lebih terkait politik pencitraan pemerintah belaka dan hampir tak berdampak pemberdayaan ekonomi rakyat miskin.

Melalui demokrasi, rakyat miskin secara politik memang berdaulat. Tapi tidak demikian dalam lapangan ekonomi. Kaum papa memang leluasa memilih parpol atau wakilnya selama pemilu. Namun begitu pemilu rampung, wong cilik harus menghadapi lagi kenyataan: nasib mereka tak juga lebih baik.

Bahkan, tak sedikit kaum miskin yang justru merasakan, sesudah era demokrasi, nasibnya malah lebih buruk: jadi korban PHK, diubah statusnya dari karyawan tetap menjadi buruh kontrak, menjadi petani padi yang terus merugi, bangkrut karena kalah bersaing dengan usaha raksasa transnasional, atau digusur lokasi usahanya demi ketertiban kota.

Maka tepat jika para bapak bangsa kita, seperti Soekarno-Hatta, sejak dini mengingatkan: demokrasi politik tanpa demokrasi ekonomi, hanya akan menyandera kaum miskin tetap abadi dalam ketidakberdayaannya.

Lantas, yang jadi soal, bagaimana mengoptimalkan demokrasi politik agar melahirkan keadilan dan kesejahteraan ekonomi? Bagaimana agar proses politik demokratis mampu memperbaiki nasib kaum yang paling miskin dan terpinggirkan?

Di sini mestinya dipahami bahwa hidup sejahtera ialah salah satu hak asasi rakyat. Dengan demikian, demokrasi ekonomi dengan sendirinya meniscayakan hak setiap rakyat untuk disejahterakan kehidupannya oleh penyelenggara negara.

Sebaliknya negara atau pemerintahan, seperti disinggung Pembukaan UUD 45, wajib melakukan kegiatan bagi terpenuhinya hak hidup sejahtera atau kesejahteraan umum tersebut.

Baca Selengkapnya...

Rabu, 06 Mei 2009

BaRcelona Ditunggu MU



Hasil semi final liga champions leg 2 tanggal 7 Mei 2009, dimana mempertemukan antara Chelsea VS Barcelona, berakhir secara tragis untuk Chelsea, dimana mereka harus tersingkir di detik-detik terakhir pertandingan setelah Barcelona berhasil menyamakan kedudukan di akhir-akhir laga lewat gol andres iniesta,


Meskipun bermain di kandang Chelsea harus rela tiket final liga champions diambil oleh pasukan catalan meskipun mereka sempat memimpin terlebihdahulu sampai pertandingan memasuki injury time, dengan hasil ini dipastikan barca akan bertemu dengan Manchester United di partai final, setelah kita ketahui bersama saat laga semi final kemarin MU berhasil mempermalukan Arsenal di kandang,
Hasil ini merupakan final idaman dimana kedia tim, sedang Berjaya di dua liga masing-masing, dan disitu juga akan terjadi pertemuan atara 2 calon pemin terbaik dunia tahun 2009 yakni cristiano ronaldo dengan lionel messi, dimana partai final direncanakan akan dilakukan di stadion olimpico kota roma pada 27 mei yang akan datang

Memasuki menit ke-8, Chelsea berhasil unggul. Tendangan spektakuler Essien menyambar bola muntah dari tendangn Frank Lampard melesak masuk gawang Barca tanpa mampu dicegah kiper Victor Valdes.

Chelsea berpeluang menambah gol di menit 16 ketika kerjasama Lampard dengan Florent Malouda meloloskan Lampard di dalam kotak penalti Barca. Namun tendangan kaki kiri Lampard jauh melebar dan tinggi.

Barcelona mendapat tendangan bebas pada jarak 34 meter dari gawang Chelsea di menit 20. Dani Alves mengeksekusinya dengan cukup baik tetapi bola melebar di kiri gawang Petr Cech.

Valdes bereaksi cepat ketika menghadang peluang Didier Drogba di menit 22. Kiper Barca itu keluar sarang mengusir bola dengan Drogba tengah mengejar. Selamat lagi pertahanan Los Azulgrana.

Dua menit kemudian, Chelsea memperoleh tendangan bebas di sisi kiri kotak penalti Barca. Tendangan Drogba yang menjadi eksekutor mengarah ke gawang, tetapi Valdes dengan cemerlang menahan bola dengan pahanya.

Chelsea mengklaim berhak mendapat penalti di menit 26 ketika Drogba bersenggolan dengan Eric Abidal di kotak penalti Barca. Tetapi wasit Tom Henning Ovrebo menolaknya.

Di sisa babak, bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Pada menit terakhir babak pertama ini, peluang dari Barca melalui tendangan Xavi berbelok arah karena membentur badan bek Chelsea.

Enam menit memasuki babak kedua, Chelsea berpeluang menambah gol. Drogba mendapat umpan matang dari Anleka dan tak terjaga. Mengecoh Gerard Pique, tendangan Drogba terlalu pelan dan ditahan Valdes dengan kakinya.

Empat menit berselang, Drogba kembali mendapat peluang dengan membawa bola di kotak penalti Barca dengan dikawal Yaya Toure, Drogba terjatuh dan meminta penalti, tetapi wasit menepisnya.

Saat pertandingan tepat menyentuh marka satu jam, aksi Iniesta di daerah Chelsea diakhiri umpan kepada Seydou Keita. Setengah berbalik badan, sepakan Keita tak menemui sasaran karena melambung.

Lima menit kemudian, tim tamu dipaksa bermain dengan 10 orang. Eric Abidal diusir wasit akibat dianggap menjatuhkan Anelka. Dari tayang ulang, terlihat kontak di antara mereka terhitung minimal.

Lampard gagal menambah keunggulan Chelsea di menit 70. Menguasai bola di dalam kotak penalti Barca, tendangan gelandang Inggris itu berbelok arah karena menabrak kaki bek lawan tetapi bisa diamankan Valdes.

Barca terus berusaha mencari gol. Memasuki menit ke-79, Pique yang overlapping, menguasai bola di luar kotak penalti dan menendang. Namun sepakan sang bek terlalu lemah dan arahnya pun melebar ke kanan.

Delapan menit sebelum bubaran, wasit Ovrebo membuat kesalahan dengan tidak memberi Chelsea penalti. Padahal, Pique dengan sangat jelas menyentuh bola dengan tangannya di kotak terlarang.

Di menit ketiga perpanjangan waktu, upaya Barca membuahkan hasil. Mendapat umpan dari Messi, Iniesta yang tak terjaga menendang bola dengan kaki kanan dan melesak masuk ke gawang tanpa mampu dicegah Cech.

Memasuki menit kelima menit tambahan, dari korner Chelsea, bola terlihat mengenai tangan Eto'o. Tetapi wasit kembali membiarkan dan hal itu memancing amarah para pemain tuan rumah, terutama Michael Ballack.

Tak lama kemudian, wasit menyudahi pertandingan. Tetapi tidak dengan amarah para pemain Chelsea kepada Ovrebo. Drogba terlihat memrotes keras wasit asal Norwegia itu sehingga dikenai kartu kuning.

Dengan begitu maka Barcelona atelah ditunggu oleh Manchester United yang telah lolos dengan menaklukkan Arsenal..

Baca Selengkapnya...

TipS menguasai bahasa InggRis



Anda bisa belajar dan menguasai bahasa Inggris dengan baik secara otodidak, namun ada beberapa hal yg perlu diperhatikan.
1. Pilih buku pegangan (atau software) yang baik. Buku yang baik adalah buku yang mengajarkan secara lengkap semua aspek bahasanya, speaking, listening, reading, writing, dan grammar. "Tell Me More" cukup bisa diandalkan.
2. Ikuti panduan buku/software tersebut dengan utuh, langkah demi langkah. Jangan melompati suatu bagian karena merasa sudah bisa atau tidak perlu. Ikuti dengan disiplin dan sabar.
3. Tentukan waktu belajar setiap hari dan lakukan dengan disiplin. Biasakan belajar 1 jam setiap hari. Lebih baik seperti itu daripada belajar 3 jam di akhir pekan.
4. Biasakan diri dengan lingkungan 'berbahasa inggris'. Dengarkan program radio berbahasa Inggris (BBC, Radio Australia), dan program televisi berbahasa Inggris, serta membaca bacaan-bacaan berbahasa Inggris (mis. Reader's Digest)
5. Jangan malu untuk bertanya dan berlatih. Belajar bahasa tidak bisa secara instan tetapi secara bertahap. Yang diperlukan adalah ketekunan dan disiplin
Baca Selengkapnya...

Selasa, 05 Mei 2009

Akhirnya Deltras menang........


Kalah dari sriwijaya, PSMS, persela serta bermain imbang dengan Arema membuat Deltras Sidoarjo benar-benar haus poin.Apalagi kini mereka masih berada di zona degradasi yang membuat mereka harus mengerahkan seluruh tenaga untuk memenangi sisa-sisa pertandingan.
Hasilnya,tim berjuluk The Lobster ini bisa mengakhiri paceklik kemenangan dan membuat semua deltamania bersorak gembira dengan membantai habis-habisan Persik Kediri di stadion gelora Delta sabtu 2 Mei 2009 sore.
Kemenangan dengan skor telak 4-1 itu menjadi kemenangan terbesar Deltras di ISL sejak berada dalam asuhan Mohammad Zein Mamak Alhadaad....
Congratulation untuk Deltras
Baca Selengkapnya...

 
I LoVe InD0neSia © 2008